BERITA UTAMA

Fungsi Pengawasan Itama Harus Efektif untuk Mencapai Tujuan BPK

28 November 2019

Tujuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan terwujud jika memiliki BPK sistem, struktur dan fungsi pengawasan yang efektif dan melekat pada setiap tingkatan tata kelola baik pada level pemeriksaan maupun non pemeriksaan, serta menjadi bagian integral dalam keseluruhan fungsi dan proses tata kelola di BPK. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BPK, Agung Firman Sampurna saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Inspektorat Utama (Itama) Tahun 2019, di Kantor Pusat BPK, Jakarta, pada Kamis (28/11).

Di dalam organisasi BPK, pengawasan yang efektif adalah pengawasan yang mampu mendorong dan memberikan nilai tambah bagi pencapaian tujuan BPK secara efisien, efektif dan taat azas. Pengawasan tersebut harus mampu mencegah, mendeteksi dan memitigasi secara dini berbagai masalah dan resiko yang berpotensi mengganggu pencapaian tujuan BPK. Selain itu pengawasan harus dapat membangun praktik nilai-nilai dasar BPK yang kuat, yaitu independensi, integritas dan profesionalisme sebagai budaya organisasi.

BPK ke depan dituntut untuk semakin membuka diri sejalan dengan salah satu misi BPK, yaitu melaksanakan tata kelola organisasi yang menjadi teladan instansi yang lainnya atau leading by example.

“Hal tersebut sudah tentu semakin meningkatkan peran dan arti pentingnya Itama ke depan untuk memastikan bahwa tata kelola organisasi BPK memang pantas menjadi teladan bagi instansi lain, menjadi raw model bagi instansi lain”, ujar Agung Firman.

“Aktifitas pengawasan oleh Itama harus mampu memberikan kontribusi dalam peningkatan proses tata kelola, manajemen resiko, pengendalian intern dan kepatuhan untuk mencapai tujuan strategis BPK”, ungkap Agung Firman.

Rapat Koordinasi ini diisi dengan sesi diskusi,sharing session, dan paparan hasil diskusi tersebut akan berlangsung selama dua hari, mulai dari Kamis (28/11) hingga Jumat (29/11). Hadir dalam Rakorwas tersebut diantaranya, Inspektur Utama BPK,Ida Sundari, Plh. Sekretaris Jenderal BPK,Hery Subowo, dan Kepala Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara,Blucer W. Rajagukguk.

Rakor Pengawasan yang mengambil tema “Strategi Itama dalam Mendukung Rencana Strategis BPK 2020 – 2024 bertujuan untuk mendapat masukan dari pemangku kepentingan dan selanjutnya menyusun strategi penguatan kelembagaan Itama, baik dari aspek tata kelola, sumber daya manusia maupun metodologi pengawasan Itama dalam rangka mendukung tercapainya fungsi BPK melalui misi BPK yang tertuang dalam rencana strategis BPK Tahun 2020 – 2024.