BERITA UTAMA

Wakil Ketua BPK Mendorong Pendidikan Bagi Para Pegawai BPK

02 Mei 2018

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Program Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran menggelar Focus Group Discussion (FGD), pada Rabu (2/5) di Ruang Pola Kantor Pusat BPK. FGD ini mengusung tema “Strategi Meningkatkan Kualitas Tata Kelola Keuangan Pemerintah.

FGD ini bertujuan untuk mendorong penyelesaian program beasiswa studi magister akuntansi yang diikuti oleh pegawai BPK dan kemudian segera kembali berkiprah mengamalkan ilmu yang telah diperoleh bagi kebaikan BPK khususnya bagi pencapaian visi BPK Tahun 2016 – 2020.

Wakil Ketua BPK, Bahrullah Akbar dalam sambutannya saat membuka FGD ini mengatakan untuk meningkatkan profesionalisme itu mau tidak mau harus dengan belajar baik dari pendidikan formal maupun informal. Sebagai pegawai BPK harus berkualitas dan mempunyai profesionalisme yang tinggi.

Kalau kita bicara critical system thinking bahwa semua pengalaman kita alami, apabila diramu dan dibangun akan menjadi pemikiran yang luar biasa buat organisasi BPK. Pengalaman para pegawai yang telah bekerja sebagai auditor dalam 5 tahun permikirannya atau proses berfikirnya sudah setingkat S2, sehingga para dosen tinggal merajut dan memformalisasikan. Pengalaman para pegawai BPK ini tentunya berdasarkan pengalaman kerja di sektor publik terkait dengan keuangan.

“Saya ingin agar pegawai BPK dapat berfikir komprehensif atau holistik, sehingga jangan menggunakan kaca mata kuda dalam melakukan pemeriksaan, supaya kaca mata kuda tersebut terbuka harus dengan jalan sekolah, termasuk didalamnya memberikan rekomendasi dan pendapat yang diminta oleh auditee BPK”, tegas Wakil Ketua.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal, Bahtiar Arif, dalam sambutannya mengatakan untuk mendukung program tugas belajar bagi pegawai BPK, BPK telah menyiapkan berbagai pedoman khususnya terkait dengan tata cara penyelenggaraan tugas belajar. Selain itu dalam rangka pelaksanaan program tersebut BPK telah menyiapkan program beasiswa yang bekerjasama dengan berbagai pihak antara lain Kementerian Komunikasi dan Informasi, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Oleh karena itu untuk mengingat tujuan pengiriman pegawai mengikuti program master ini dalam rangka meningkatkan kapasitas dan menutup gap kompetensi, maka diharapkan para pegawai dapat segera menyelesaikan studinya, dan penyelesaian studi ini sangat diperlukan bagi BPK untuk membantu berkontribusi dalam rangka pelaksanaan tugas dan pencapaian visi BPK.