SIARAN PERS

BPK Umumkan Karya Film Terbaik Bertema Kawal Harta Negara

30 Agustus 2017

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) mengumumkan karya film pendek terbaik bertema kawal harta negara, dalam acara Malam Penganugerahan (Awarding Night), di Teater Kecil, TIM, Jakarta pada hari ini (29/8). Malam Penganugerahan ini merupakan acara puncak dari rangkaian Festival Film Kawal Harta Negara (FFKHN) 2017 yang telah berlangsung sejak Maret 2017.

Rangkaian Festival Film Kawal Harta Negara yang merupakan kerja sama BPK dengan USAID, diawali dengan peluncurannya pada 14 Maret 2017 di Jakarta. Kegiatan berlanjut dengan roadshow festival ke Magelang, Ternate, Medan, dan Malang. Dalam setiap roadshow, acara diisi dengan talkshow peran dan tugas BPK, workshop mengenai film dan citizen journalism, serta pitching forum ide cerita film. Dari pitching forum, dipilih ide cerita film terbaik yang mendapat dukungan dana produksi dan pendampingan proses produksi oleh praktisi perfilman.

Ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara, ketika memberikan sambutannya di hadapan para pemenang, nominator, komunitas film, dan para stakeholders BPK, menjelaskan latar belakang diadakannya FFKHN. Menurutnya, tugas pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan BPK membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat.

“Untuk mengawal harta negara ini, kami berupaya terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang tugas dan wewenang BPK. Salah satu upayanya adalah dengan menyelenggarakan festival film ini dengan dukungan dari Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau USAID. Kami mengajak masyarakat untuk membuat karya sinematografi dengan tema yang relevan dengan tugas BPK yaitu mengawal harta negara,” jelas Ketua BPK.

Dari kompetisi pengiriman karya film, panitia FFKHN menerima 176 karya film peserta di berbagai wilayah di Indonesia antara lain Jakarta, Bandung, Purbalingga, Yogyakarta, Malang, Denpasar, serta Makassar. Setelah proses penjurian, terpilih 23 film yang menjadi nominasi. Pemenang merupakan hasil seleksi para juri yang terdiri dari tim BPK dan USAID bersama sutradara Slamet Rahardjo Djarot, Helmy Yahya selaku profesional, sutradara Danial Rifki, Dewi Laila Sari (NET TV), serta penulis dan kritikus film Totot Indrarto.

Berikut ini adalah daftar pemenang pitching forum dan kompetisi film FFKHN 2017:

  1. KATEGORI FILM FIKSI PELAJAR

Judul Film : Ir. Soemarno

Produksi : Jamaah Cinema Mahasiswa, Yogyakarta

  1. KATEGORI FILM FIKSI UMUM

Judul Film : Sedeng Sang

Produksi : Bor(n)eo Films, Yogyakarta

  1. SPECIAL JURY AWARD KATEGORI FILM FIKSI UMUM

Judul Film : Amarta (Gadis dan Air)

Produksi : Lajar Tantjap, Yogyakarta

  1. KATEGORI IKLAN LAYANAN MASYARAKAT

Tidak ada pemenang.

  1. KATEGORI FILM DOKUMENTER PELAJAR

Judul Film : Beras Bosok Kanggo Rakyat

Produksi : Brankas Film, Purbalingga

  1. KATEGORI FILM DOKUMENTER UMUM

Judul Film : Penutur Terakhir

Produksi : Sinema Produksi Meraki, Jakarta

  1. KATEGORI CITIZEN JOURNALISM PELAJAR

Judul Film : Papan Anggaran Desa

Produksi : Sabuk Sinema/SMAN 1 Bukateja, Purbalingga

  1. KATEGORI CITIZEN JOURNALISM UMUM

Judul Film : Selesai Direhab oleh Pemerintah, Sekolah Ini Terbengkalai

Produksi : Eksani (Surakarta)

  1. PITCHING FORUM KATEGORI FIKSI

Judul Film : Gosip

Produksi : Rumahku Films, The Story Company, VSI Films Studio, Jakarta

  1. PITCHING FORUM KATEGORI DOKUMENTER

Judul : Gedung Kebudayaan

Produksi : KSI Cinemart, Medan

Biro Humas dan Kerja Sama Internasional

» Siaran Pers Penganugerahan FFKHN