BERITA UTAMA

BPK Archery Menjadi Sarana Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja BPK

18 Januari 2019

Olahraga terbukti memberikan manfaat positif bagi kesehatan baik fisik maupun mental. Selain memberi kebugaran dan meningkatkan kesehatan, olahraga juga dapat mengurangi stres serta membangun rasa sportivitas dan kebersamaan. Manfaat tersebut, secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas kerja dan kualitas SDM.

Oleh karena itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sangat mendukung dengan adanya komunitas olah raga di lingkungan BPK baik kantor pusat maupun kantor perwakilan. Hal itu ditunjukkan dengan terbentuknya BPK Archery (Perkumpulan Panahan BPK).

“Saya berharap teman-teman bisa meningkatkan kesehatan melalui olah raga. Tujuannya adalah agar kita tidak hanya memikirkan pekerjaan profesionalisme kita semata tetapi juga kondisi kita,” ungkap Wakil Ketua BPK, Bahrullah Akbar saat membuka musyawarah nasional BPK Archery di Kantor Pusat BPK, di Jakarta, Kamis (17/1).

Bahrullah berharap dengan olah raga kita bisa lebih tenang, lebih konsentrasi, kemudian juga bisa lebih fokus, serta dapat meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri. “Mudah-mudahan dengan kita berlatih dan ikut di dalam grup PERPANI membawa kita ke arah lebih fokus dan meningkatkan konsentrasi,” jelasnya.

Selain Wakil Ketua BPK, musyawarah nasional BPK Archery tersebut juga dihadiri oleh Anggota II BPK, Agus Joko Pramono, Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI), Kelik Wirawan Widodo, Presiden Indonesia Archery Schools Program (INASP), Defrizal Siregar, dan para pegiat Panahan di lingkungan BPK.

BPK Archery dibentuk sebagai wujud komitmen dan keseriusan BPK untuk turut serta memasyarakatkan olahraga panahan dengan menjadikan panahan sebagai olahraga rekreasi yang mudah, murah, menyenangkan, dan aman. Melalui musyawarah nasional tersebut diharapkan BPK Archery segera membuat program kerja bagaimana merekrut, membina dan mempersiapkan pemanah pemanah usia dini agar dapat berprestasi di kancah nasional, regional dan internasional.